nuffnang

Thursday, June 19, 2014

Setanggi terapi sayang


Bagaikan lautan,
Yang beralun ombak,
Bunyi desiran pantai membisik di telinga,
Haruman baumu masih ada di badanku,
Tak sedar lamunanku hampir sepanjang malam,
Masih terngiang gelak tawamu sambil jari jemariku kau genggam erat,
Dengan tidak henti kata-kata keluar dari bibirmu,
Menghipnotis mindaku yang penuh dengan oxytocin,
Berderu darahku mengalir laju terus ke jantung yang tidak henti berdegup,
Gila perasaan ini,
Boleh buat siang jadi malam,
Basah jadi kering,
Lapar jadi kenyang,
Gila seperti kokain merembes dopamine diminda,
Seperti khayal ganja yang tidak sedarkan paksi realitinya,
Oh, lautan biru,
Benar-benar menghayut kelaraan ini hilang hingga di hujung dunia,
Baumu, masih aku hidu,
Sambil berpeluk sendiri tersenyum mengelamun indah,
Cinta listrik yang indah, penuh dengan keterujaan.

Thursday, February 27, 2014

Sehampir lelap

Lihat,
Sumur yang tiada penghujung,
Hilang di dalam kabus onar,
Majulah kamu kalau terasa sangsi,
Jika tidak pasti spekulasi bodoh dijadikan pedoman.

Dengar,
Siulan remang si ngilai venus,
Jangan biarkan jari menunding,
Lebih bagus kalau kita menjerkah si illusi gondrong.

Cakap,
Biarlah lidah yang lembut menggulung kata,
Berpura ada berkata tiada,
Jangan mohon di penghujung hari takut dihingap sengat buku lima sasa.

Jangan bersiul di dalam gelap,
Nanti parah terjumpa si ngilai,

Thursday, October 10, 2013

seusai hujan

bianglala,
mengamat mata melihat,
terpaku jiwa melihat biasan warna-warna Pencipta,
Tinggi di puncak dunia, bagaikan menari di langit biru.

dahulunya aku riang bila temu denganmu,
sekarang pelbagai mulut binasa meninggalkan onar di mindaku,
membuat ku kaku, tunduk dengan telunjuk peterna.

perlukah aku takut? perlukah aku ikut?

ya, Rabbi,
lukiskan senyum di mukaku,
agar boleh aku menari bersama bianglalaMu.

Friday, October 4, 2013

tari

Malam ini aku selimutkan diriku dengan awan-awan mimpi,
Dengan sekuat hati menelusi dogma abstrak jiwaku,
Sukar hendak melakukan sesuatu jika bukan bersamamu,
Keranaku tahu, aku kosong tanpa kau.

Jika engkau mula menerima kekalahan,
Aku akan pasti memberi lebih dari yang kau mahu,
Kupapah bahumu jika kau jatuh, Ku dukung tubuhmu jika gugur,
Janganlah risau jika selalunya kau berada disisiku, Kali ini aku ada dibelakangmu,
Melindungi dirimu dari segala kepayahan.

Janganlah susah hati,
setiap langkahmu, aku sentiasa ada seperti bayangmu.
Janganlah takut,
Aku masih ada nafas untukmu.







Thursday, April 12, 2012

You’re Just Somebody I used to know

Hey,

Its you,

How are you?

(awkwardly smile),

Sudden image flashing back in my mind,

It’s sweet in the beginning,

Getting bitter when the end is near,

Awkwardly shake hand.

Clueless,

my eye’s wildly looked around,

so, how’s your life?

Smiled and faking the heartache,

“I heard you are getting married?”

“Ya, soon in May. How do you know?”

Silent subsides.

The longer we stay the more weird feeling overwhelm.

“are you ok?”

“(nodding silently)”

So I see when I see you,

Awkwardly left.


zulhadry zolkafli

Tuesday, March 27, 2012

ENAM

setahun - hobi

2 tahun - ekspressi artistik

3 tahun - konfliks , drama , seni dunia

4 tahun - drags

5 tahun - what the fuck~ ahaahaha

Saturday, January 14, 2012

awak

Awak,

Dalam duka itu pastinya parah luka yang saya hiriskan,

Bukan niat saya melukai hati awak,

Saya tahu sudah terlambat,

Saya tahu dah jauh hilang rasa sayang itu,

Kalau awak beri saya peluang kejar ,

Takkan saya berhenti.

Awak,

Memang sedih kalau kita jauh,

Mungkin hanya saya,

Tapi itu tidak mengapa,

Kalaulah benar cinta kita berderai,

Mohon maaf saya sejujurnya,

Mohon maaf kerana saya lepaskan,

Benarkanlah saya perbaiki semula,

Setiap cebis itu saya kutip satu per satu,

Saya cantumkan dan belai dengan lebih penuh kasih.

Awak,

Maafkan saya,

Maafkan saya,

Sukar saya hidup tidak ada awak,

Saya jadi kosong tanpa awak.